Line : 0811-2560-521 Showroom: Ds Bayur Rt 16, Kel. Kliwonan, Kec.Masaran, kab. Sragen Provinsi Jateng
Pabrik Kain Batik Termurah Di Solo

Pabrik Kain Batik : Termurah dan 100% BERGARANSI UANG KEMBALI

Alamat Pabrik Kain Batik Rozan

Mau order kain batik terpercaya. kami pabrik kain batik rozan siap membantu anda. silahkan hubungi kami dan dapatkan harga termurah.

GARANSI Syar’i
Keberkahan Bisnis adalah prioritas utama kami.

Tidak Menggunakan Modal riba, Tidak Menerima riswah (sogok).

SMS / WA / TELP : 0811-2560-521

Sejarah Pabrik Kain Batik

Batik merupakan kebudayaan adiluhung indonesia yang diwariskan secara turun-temurun sejak zaman dahulu kala. Seni batik telah meintasi waktu yang sangat panjang. Ia juga telah menempuh pergulatan kebudayaan yang sangat penting dalam mengiringi perjalanan bangsa Indonesia. wajar jika batik terlahir sebagai salah satu identitas bangsa Indonesia yang sangat membanggakan dan anda bisa mengunjungi pabrik kain batik rozan salah satu ikon pengusaha kain batik hingga saat ini.

Diantara beragam kebudayaan Indonesia, batik merupakan karya seni yang sangat unik dan bernilai tinggi. Batik bukan hanya mengeksperikan keindahan secara visual.

Tetapi juga memancarkan nilai nilai filosofi dan pengalaman spiritual yang dalam. Sejak awal kemunculannya, batik tidak hanya sebagai karya seni atau kebudayaan yang bersifat indrawi, filosofi, dan spiritual sekaligus.

baca juga : Motif Batik : 25+ Motif Batik di Indonesia Paling Terkenal dan Legendaris

Oleh united nations Educational, scientific and Cultural Organization (UNESCO), batik Indonesia dinilai kaya akan teknik, simbol, filosofi, dan kebudayaan yang terkait dengan kehidupan masyarakat. Makna batik Indonesia yang begitu mendalam  tersebut, akhirnya pada tanggal 2 oktober 2009, UNESCO mengakui sekaligus menetapkan batik Indonesia sebagai warisan pusaka dunia.

Salah satu pabrik kain Batik Indonesia mendapatkan pengakuan international sebagai bagian dari kekayaan perdabaan manusia. Pengakuan oleh UNESCO itu hendaknya menjadi tonggak penting untuk mengembangkan eksistensi batik di kanca international.

Untuk mengembangkan eksistensi batik di kanca internasional, hendaklah diawali dengan pemahaman yang benar dan menyeluruh  tentang batik Indonesia. seni menggambar atau menulis dan mewarnai ain dengan teknik printing warna menggunakan lilin atau malam dari sarang lebah (wax-resist-dyeing), sebenarnya sudah dikenal dalam peradabaan manusia sejak zaman dahulu kala.

Teknik pewarnaan kain yang mirip dengan cara membatik di Indonesia itu, ternyata sudah diterapkan oleh bangsa mesir sejak kurang lebih 2.500 tahun yang lalu, jika saat ini anda sedang jalan jalan ke kota solo atau sragen bisa melihat salah satu pabrik kain batik yang masih eksis hingga sekarang dan ini adalah sebuah bukti komitmen dalam memperjuangkan budaya bangsa. Bukti sejarah ini membuktikan bahwa seni pewarnaan kain dengan teknik wax-resist-dyeing telah meretas jarak dan waktu yang sangat panjang.

Selain di mesir, seni taknik pewarnaan tersebut juga dijumpai di turki, india, tiongkok, jepang, Nigeria, dan Senegal. Namun tidak ada satu tempatpun di dunia ini yang mengembangkan seni pewarnaan kain dan ragam hias dengan teknik wax-resist dyeing sedemikian mendalam, kaya, dan kompleks seperti Indonesia, terutama di jawa.

Bahlan kini mewarnai kain dengan teknik wax-resist-dyeing menggunakan canting yang disebut membatik pun, banyak dijumpai di berbagai negara. Tetapi batik indonesialah yang telah menapaki sejarah panjang akulturasi budaya dan filosofi yang mendalam.

Batik Indonesia pulalah yang paling unik, maju, berkemabang, dan dikenal, dunia disbanding batik dari negara lain. itulah sebabnya, batik Indonesia diakui sebagai warisan pusaka dunia.

Fakta fakta yang mencengangkan dan sangat membanggakan ini hendalah semakin bertambah makna seni batik Indonesia sebagai salah satu warisan peradaban manusia yang tak ternilai harganya. Setelah mengetahui sejarah, teknik, dan corak atau motif batik negara negara lain, diharapkan kita semakin mengenali, menghargai, sekligus mengembangkan batik kita sendiri.

Dibandingkan dengan batik negara-negara lain, batik Indonesia merupakan yang paling berkembang, unik, dan kompleks. Batik Indonesia tidak hanya khas kerena corak dan motifnya, tetapi juga khas karena teknik dan alat yang dipakainya.

Teknik membatik dengan canting dan perintang warna menggunakan lilin benar benar keunikan dan kekhasan Indonesia. disamping itu, batik Indonesia unik karena landasan filosofi, akar budaya, serta sejarah yang panjang dan berliku.

Untuk memahami sni dan keterampilian batik Indonesia yang mempunyai akar sejarah dan budaya sangat panjang serta kuat, kita perlu mengungkap bukti bahwa batik Indonesia tidak berasal, baik dari india, sri langka, tiongkok, melayu kuno, maupun Persia.

Memang dalam perkembangannya batik Indonesia berinteraksi dengan kebudayaan bangsa-bangsa lain, namun batik diindonesia mempunyai identitas, keunikan, teknik dan filosofi tersendiri.

Batik memang tradisi asli indoneisa. Hal itu bisa kita lacak bukti sejarah keberadaannya mulai dari zaman prasejarh pada abad 5, kerajaan mataram kuno, kerajaan majapahit, kerajaan mataram islam, penjajahan belanda dan jepang, hingga penyebaran agama islam.

Batilk Indonesia tumbuh dan berkembang mengikuti dinamika masyarakat. Batik selalu beraletika dengan perkembangan budaya. Mulai dari zaman kerajaan hindu-budha, penyebaranagama islam, hingga penjajahan belanda dan pendudukan jepang di Indonesia, natik senantiasa berkembang seiring dengan perjalanan panjang tersebut. daerah persebaran batik dan perubahan aneka motif batik sangat dipengaruhi oleh dinamika dan perkembangan budaya masyarak tersebut.

Perang diponegoro dan perpecahaan kerajaan mataram menjadi kasunaan Surakarta dan kasultanan Yogyakarta sebagai akibat dari perjanjian giyanti, ternyata berdampak pada perkembangan batik. dari sinilah seni dan keterampilan membatik kemudian menyebar ke berbagai daerah, khususnya di wilayah pulau jawa.

Di pulau jawa kita mengenal berbagai kota penghasil batik seperti solo, pekalongan, Cirebon, lasem, tasikmalaya, ciamis, tulung agung, mojokerto, ponorogo, banyumas, tegal, purbalingga, Jakarta, indramayu, garut, kebumen, purworejo, klaten, boyolali, sidoarjo, gresik, kudus, dan wonogiri. Sementara diluar pulau jawa kita mengenal daerah penghasil batik seperti bali, nagroe aceh darusalam, riau, jambi, sumatera barat, Bengkulu, Kalimantan, Sulawesi, nusa tenggara barat dan papua.

Pabrik kain batik rozan adalah satu satunya pabrik bati terbesar di sragen

Di daerah daerah itu, seni keterampilan membatik tumbuh dan berkembang dengan karakteristiknya masing masing. Walaupun perkembangan batik antardaerah saling mempengaruhi, namun semua daerah itu sebenarnya mempunyai keunikan dan sejah tersendiri.

Dunia mengakui batik Indonesia sarat dengan teknik, simbol,

budaya,dan makna yang begitu mendalam. Sebab, nilai dan keindahan batik Indonesia bukan hanya terletak pada kenampakan fisik motif dan warna batik. Suatu hasil karya batik menceritakan perjalanan sejarah, peristiwa,teknik dan keterampilan, identitas, kedudukan sosial,budaya, spiritualitas, dan filosofi suatu masyarakat. Keseluruhan nilai dan makna itulah yang mendasari visualisasi akhir suatu hasil karya batik. hasil akhir suatu karya batik mencerminkan kedalaman permenungan, ketekunan dan kesabaran,dalam proses pembuatanya.

Membatik membutuhkan konsentrasi, kesabaran dan ketekunan, serta kebersihan jiwa pembuatanya. Motif dan goresan ragam hias yang dihasilkan mengandung  makna harapan atau permohonan kepada sang pencipta. Itulah sebabnya, motif-motif batik yang tercipta senantiasa merefleksikan keindahan abadi yang sarat dengan makna filosofis. Dengan demikian, batik Indonesia mempunyai dua makna keindahan yaitu keindahan secara visual dan keindahan karena kedalaman makna filosofisnya.

Lebih dari itu, motif-motif batik tertentu diyakini  memiliki kekuatan supranatural dan hanya boleh dikenakan oleh kalangan terbatas seperti raja, pangeran, patih, kesatria, pejabat kerajaan, dan sebagainya. Selain itu, dalam pembuatan batik, berbagai motif haruslah memenuhi sejumlah pakem yang diwariskan secara turun menurun. Melainkan juga sebagai kaidah dalam penggunaaanya.

Penerapan pakem dalam batik juga menyangkut penggunaan warna pada pembuatan batik. berdasarkan kosmologi jawa, penerapan warna seperti cokelat, biru tua, putih, atau hitam mengacu pada pakem berlaku. Perpaduan antara motif dengan warna-warna itu membentuk kesatuan simbol dan makna tertentu. Pakem yang mengatur goresan motif dan warna dalam batik bertujuan menyelaraskan atau harmonisasi untuk membangun kesatuan makna filosofi yang kuat.

Seni dan keterampilan membantik merupakan suatu proses yang membutuhkan ketekunan, kesabaran, kesungguhan, dan komitmen yang tinggi. Sabab, sebuah karya batik yang bernilai seni dan filosofi yang tinggi ditentukan dari pembuatannya.

Kulaitas hasil suatu karya batik ditentukan oleh serangkaian proses mulai dari pemilihan dan persiapan kain, penyiapan peralatan, pembatan pola dan isen-isen, pemalaman atau penorehan lilin, pewarnaan, pelorodan, hingga pencuacian dan pengeringan.

 

Diperlukan upaya serius dan langkah yang konkret untuk mempertahankan dan mengembangkan batik di masa yang akan datang. Meski sudah mendapatkan pengakuan UNESCO bahwa batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia, namun bukan berarti industry batik kita dalam kondidi aman tanpa ancaman. Memang betul sejak ditetapkannya UNESCO sebagai warisan budaya dunia, pasar batik menjadi primadona.

Dewasa ini batik tidak hanya berkembang sebagai komoditas ekonomi dan tradisi semata, namun juga telah tumbuh sebagai fashion dan gaya hidup banyak kalangan. Akan tetapi, semua itu bukan berarti industry batik Indonesia tanpa permasalahan. Justru sebaliknya, seiring dengan berjalannya waktu industry batik kita semakin dibelit oleh berbagai permasalahan pelik.

Sesuai dengan karateristiknya sebagai kelompok industry mikro, kecil dan menengah, industry batik sangat lemah dan rentan terhadap ketersediaan bahan dan fluktuasi harga.

Ditengah tertatihnya sebagian besar industry batik, pasar dalam negeri di banjiri tekstil bermotif batik import, pembajakan karya batik, lemahnya akses informasi, kurang nya sentuhan teknologi dan modernisasi, serta lemahnya perlindungan dan kebijakan pemerintah.

Untuk memperbesar volume penjualan dalam negeri, sekligus memenangkan persaingan dalam pasar tunggal asean dan global, maka kita perlu meningkatkan daya saingan industri batik. untuk itu diperlukan prasyarat dan daya dukung berupa kemudahaan permodalan dan perizinan, stabilitas harga dan ketersediannya bahan produksi, pelatihan dan teknologi, regenerasi dan persebaran sentra batik, perlindungan industry batik dan hak paten, serta peluasan dan penguatan pasar.

 

Semua upaya di atas adalah sebuah perjuangan untuk melindungi, mempertahankan, sekaligus mengembangkan batik sebagai warisan seni dan budaya asli Indonesia yang bersifat adiluhung. Upaya ini juga bisa berarti mencoba menempatkan kembali batik sebagai idenitas Indonesia, simbol yang sarat makna, idealism seni, dan alat perjuangan perekonomian kerakyataan. Sebab batik yang kita kenal saat ini sebenarnya merupakan wujud dari seni atau budaya yang bersiwat indrawi, filosofi, spiritual sekaligus. Semoga upaya ini memperteguh batik sebagai identitas pemersatu bangsa serta simbol kebudayaan yang dapat menjadi terapi sosial untuk sikap dan perilaku budi pengerti luhur.

 

Dan pabrik kain batik rozan adalah suatu bukti dari mulai sekarang untuk membangun perekonomian bangsa. Silahkan ke pabrik kain batik solo yang terpercaya saat ini dan siap melayani ratusan klien dalam memperoduksi kain batik printing.

Telepon
Whatsapp