Line : 0811-2560-521 Showroom: Ds Bayur Rt 16, Kel. Kliwonan, Kec.Masaran, kab. Sragen Provinsi Jateng
Motif Batik Terkenal Di Indonesia

Motif Batik : 25+ Motif Batik di Indonesia Paling Terkenal dan Legendaris

Motif Batik di Indonesia Paling Terkenal Se-Nusantara

1. Batik Motif dan Filosofi batik

motif makna dan filosofi batik

Batik telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia yang mempunai nilai seni dan keterampilan menorehkan malam atau lilin untuk membentuk desain atau lukisan diatas selembar kain dengan menggunakan canting.

Banyak nilai dan makna yang terpancar dari sehelai kain yang bernama batik. sebab, perpaduan antara warna dengan desain batik yang ditorehkan pada selembar kain selalu mengandung makna yang mendalam.

Pada sehelai kain batik dengan desain dan warna tertentu dapat ditemukan makna yang mengungkapkan hubungan harmonis antara manusia dengan sang pencipta, manusia dengan alam, dan juga antarsesama manusia.

Tidak hanya itu matif yang tergurat pada batik juga menyimpan pesan moral dan kearifan local suatu masyarakat. Berikut ini kita pelajari beberapa motif batik terpopuler di jawa beserta mana filosofi yang terkandung di dalamnya.

2. Batik Motif ceplok –Grompol

Ceplok merupakan desain batik berisi ragam hias dengan pola pengulangan bentuk-bentuk geometris seperti persegi, persegi panjang, bulan, atau binatang. Batik motif ceplok biasanya di dasarkan pada bentuk mawar melingkar, bintang, atau bentuk kecil lainnya utuk membentuk pola simetris pada kain.

Pola dengan motif ceplok ini bisa jadi karena terinspirasi oleh bentuk buah aren yang dibelah menjadi empat. Ke empat bagian buah aren bersama intinya itu melambangkan empat arah (penjuru) utama dalam agama budha.

Berdasarkan corak atau motifnya grompol dapat di kategorikan ke dalam kelompok motif ceplok. Kata grompol berasal dari kata dompol atau nama bentuk cincin permata yang indah.

Batik desain grompol memiliki makna filosofi berkumpul, bersatu, atau berkelompok, motif ini diibaratkan sebuah pohon yang penuh dengan bunga dan buah.

Batik desain ceplok – grompol mengandung makna harapan kepada tuhan agar senantiasa melimpahkan rahmat dan anugerah berupa kehidupan yang rukun, tentram, sejahtera, serta banyak anak dan rezeki.

Sesuai dengan makna filosofi yang terkandung didalamnya, batik motif ceplok-grompol banyak digunakan dalam upacara perkawinan, yaitu pada saat acara siraman atau kirab pengantin.

Dengan memakai batik motif ceplok-grompol diharapkan berkumpulnya dan bersatunya segala sesuatu yang baik seperti rezeki, keturunan, kerukunan, dan kebahagiaan dalam hidup berkeluarga.

jika anda pergi kota seperti sragen, solo, atau pekalongan banyak pabrik kain batik yang membuat dengan berbagai macam motif bisa anda temui.

3. Batik Motif Kawung

makan dan filosofi batik motif kawung

Batik kawung merupakan salah satu motif kain batik yang tergolong tua. Konon motif ini lahir ketika ada seorang pemuda dari suatu desa yang mempunyai kewibawaan dan ilmu yang tinggi sehingga sangat di segani.

Pemuda ini ketika menghadap raja mataram untuk di nobatkan sebagai seorang adipati mengenakan busana batik dengan motif kawung buatan ibunya. Dengan busana batik itu sang ibu berpesan agar sang anak tetap semangat dan bekerja keras, bisa menjaga diri dari hawa nafsu, serta tidak lupa akan asal usulnya.

Sejak saat itulah batik kawung menjadi dikenal dan digemari di lingkungan keraton, dan dikenakan hanya untuk keluarga raja saja. Pejabat kerajaan yang mengenakan batik desain kawung di harapkan mencerminkan kepribadian dan perilaku sebagai seorang pemimpin yang mempu mengendalikan hawa nafsu dan menjaga hati nurani, bekerja keras, serta tetap bertindak adil dan bijaksana.

Batik kawung memiliki pola bulatan bulatan seperti buah kawung, yaitu sejenis kelapa atau kolang-kaling yang tersusun secara geometris dan rapi. Kain Batik kawung sering kali juga digambarkan sebagai bunga teratai dengan empat helai daun dimana terdapat bunga yang merekah di bagian tengahnya. Bungai teratai sendiri secara filosofi melambangkan kesucian dan panjang umur.

Biasanya pemberian nama batik kain motif kawung di dasarkan pada besar atau kecilnya ukuran bulatan-bulatan yang terdapat dalam pola. Kawung picis adlah batik kawung yang motifnya tersusun atas bulatan bulatan kecil. Sedangkan kawung bribil adalah batik kawung yang motifnya tersusun atas bulatan-bulatan yang besar.

Untuk motif batik kawung yang desainnya tersusun atas bulatan-bulatan yang berbentuk lonjong disebut batik motif kawung bribil.

Pada zaman dahulu, batik kain motif kawung hanya boleh dikenakan oleh raja dan keluarga kerajaan.

Batik motif kawung melambangkan kekuasaan dan keadilan. Seriring dengan perkembangan zaman, batik motif kawung kini lebih diartikan sebagai keinginan dan kerja keras yang selalu membuahkan hasil. Walaupun membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Namun demikian, sikap itu sebaiknya juga dibarengi dengan tindakan hemat dan cermat.

Motif Parang

Batik parang juga merupakan salah satu motif batik kuno. Kata parang berasal dari bahasa jawa pereng yang digambarkan berupa garis lengkungan-lengkungan menyerupai ombak di laut.

Batik dengan desain parang juga dikenal sebagai batik dengan pola pedang atau keris. Simbol mata parang yang berbentuk “S” melambangkan kekuasaan, keuatan, dan semangat yang tidak pernah padam bak lidah api yang menyala-nyala. Itu sebabnya, maka pada masa kerajaan Mataram di Kartasura, Batik Parang disebut juga dengan batik larangan karena tidak boleh dipakai oleh rakyat biasa.

Dalam perkembangan selanjutnya, muncul berbagai desain parang yang lain seperti batik parang rusak, Parang Barong, Parang Klitik, Parang Slobog, dan Parang Kusumo. Masing-masing desain batik itu punya perbedaan yang cukup mencolok, bamun tetap bercirikan motif garis lengkung-lengkung seperti gelombang ombak.

Batik Parang Rusak di ciptakan panembahan Senopati yang terinspirasi oleh jajaran pegununan seribu di pesisir selatan pulau jawa yang terlihat seperti barisan tebing.

Parang Rusak sendiri sebenarnya mengandung arti pertarungan antara manusia dengan kejahatan. Menusia dapat mengalahkan kejahatan dengan pengendalian diri, sehingga menjadi bijaksana dan mulia.

Motif ini dilingkungan keraton dahulu di anggap sacral dan hanya boleh dikenakan oleh golongan prajurit.

Batik motif Parang Barong di ciptakan untuk menunjukkan tanggung jawab Sultan Agung sebagai seorang raja yang besar namun tetap merasa kecil di hadapan sang pencipta.

Parang Barong berasal dari kata batu karang barong atau singa. Batik jenis Parang Barong merupakan batik Parang yang apaling besar dan agung.

Parang Barong dianggap suci, maka pada zaman dahulu batik Parang Barong hanya boleh dikenakan oleh raja. Motif ini banyak dikenakan pada upacara atau ritual keagamaan.

Makna filosofi dari motif ini adalah sebuah harapan agar seorang pemimpin bersikap hati hati dalam menjaga diri, jujur, adil, dan juga bertanggung jawab terhadap rakyatnya.

Batik Parang Klitik Merupakan batik Parang Kecil ukurannya. Motifnya menonjolkan nilai kehalusan dan kelembutan, sehingga batik dengan desain Parang Klitik pada masa lalu hanya boleh dikenakan oleh para putri raja. Motif ini mencerminkan sosok putri raja yang lemah lembut dan halus budinya.

Batik jenis Parang Slobog banyak dikenakan pada acara pelantikan seorang pemimpin. Batik ini digunakan sebagai simbol atau harapan agar pemimpin yang dilantik dapat bersikap dan bertindak penuh keteguhan, ketelitian, dan kesabaran dalam mengemban seluruh tugasnya.

Selain itu Kain batik Parang Slobog juga di kenakan pada acara pemakaman raja, dengan tujuan agar arwahnya memperoleh kelancaran dalam perjalanan menuju kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Kain Batik dengan desain Parang Kusumo banyak dikenakan oleh calon mempelai putri pada saat acara tukar cincin. Kain Batik ini mempunyai filosofi bahwa hidup harus dilandasi dengan perjuangan untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin bagai harumnya bunga (kusuma).

Dalam hidup bermasyarakat, bagi orang jawa yang paling utama dari hidup adalah keharuman (kebaikan) pribadi dan ketaatan terhadap perintah Tuhan.

Silahkan Tanya Tanya Dulu !!

Jangan Sungkan Sungkan Untuk Hubungi kami


Untuk lihat GALERI KAIN BATIK >>> KLIK DISINI

Untuk melihat proses produksi kain batik kami >>> KLIK DISINI

Telepon
Whatsapp